Tuesday, December 10, 2013

Tujuh Kementerian Bakal DIPA Lebih Awal

Written By inikangubay; About: Tujuh Kementerian Bakal DIPA Lebih Awal on Tuesday, December 10, 2013

www.ubaidillah.net Bisnis hari ini dihimpun dari Tujuh Kementerian Bakal DIPA Lebih Awal

TEMPO.CO ,Bogor - Menteri Keuangan Muhamad Chatib Basri mengatakan ada tujuh kementerian dan lembaga yang mendapat kesempatan menerima secara simbolis Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2014. Ketujuh kementerian dan lembaga tersebut dinilai telah memenuhi lima kriteria yang telah ditentukan, yaitu kementerian dan lembaga telah memenuhi kriteria nilai penilaian inisiatif anti korupsi (PIAK) yang diberikan KPK di atas 6, dan selama dua tahun terakhir mendapat WTP dari BPK.


“Selain itu, selama dua tahun terakhir berturut-turut realisasi penyerapan anggaran di atas 85 persen dari pagu yang ditetapkan, dua tahun terakhir terus mendapat reward, dan pagu anggaran yang dikelola di atas Rp 1 triliun,” kata Chatib saat sambutan penyerahan DIPA di Istana Bogor, Selasa, 10 Desember 2013.


Adapun tujuh kementerian dan lembaga yang dinilai sudah maksimal dalam pengelolaan dan penyerapan anggarannya adalah Kementerian Perindustrian, Kementerian Keuangan, Kementerian Perdagangan, Kepolisian Republik Indonesia, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Kehutanan. Selain Kementerian dan Lembaga, DIPA juga diserahkan kepada seluruh Provinsi yang diwakili oleh Gubernur.


Berdasarkan hasil kesepakatan pembahasan antara pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat, pendapataan negara dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2014 direncanakan sebesar Rp 1.667,1 triliun, atau naik Rp 165,1 triliun (11 persen) dari target APBNP 2013. Jumlah tersebut terdiri dari penerimaan dalam negeri Rp 1.665,8 triliun dan penerimaan hibah Rp 1,4 triliun.


Sementara anggaran belanja ditetapkan Rp 1.842,5 triliun, naik Rp 116,3 triliun atau 6,7 persen dibanding APBNP 2013. Dari total itu, anggaran untuk belanja pemerintah pusat dialokasikan Rp 1.249,9 triliun dan transfer daerah Rp 592,6 triliun. “Defisit anggaran dalam APBN 2014 sebesar Rp 175,4 triliun atau 1,69 persen. Defisit itu akan ditutup dengan pembiayaan dalam negeri Rp 196,3 triliun, dan pembiayaan luar negeri negatif Rp 20,9 triliun,” kata Chatib.


ANGGA SUKMA WIJAYA


Subcribe semua relasi yang berhubungan dengan Tujuh Kementerian Bakal DIPA Lebih Awal sekarang.

No comments:

Post a Comment