Showing posts with label Besok. Show all posts
Showing posts with label Besok. Show all posts

Monday, December 2, 2013

Besok, SBY Buka Pertemuan Menteri WTO di Bali

Written By inikangubay; About: Besok, SBY Buka Pertemuan Menteri WTO di Bali on Monday, December 2, 2013

www.ubaidillah.net Bisnis hari ini dihimpun dari Besok, SBY Buka Pertemuan Menteri WTO di Bali

TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia akan kembali menjadi tuan rumah sebuah pertemuan internasional. Setelah sukses dalam penyelenggaraan Asia-Pacific Economy Cooperation (APEC) pada Oktober lalu, kini Konferensi Tingkat Menteri (KTM) World Trade Organization (WTO) yang ke-9 akan kembali digelar di Nusa Dua, Bali pada 3-6 Desember 2013.


Besok pagi, rencananya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan membuka pertemuan tersebut dengan didampingi oleh Dirjen WTO Roberto Azevedo dari Brazil.


Menteri Perdagangan, Gita Wirjawan, menyatakan, nantinya konferensi akan dihadiri oleh 159 menteri perdagangan dari seluruh negara anggota WTO. "Sebagai tuan rumah tugas Indonesia akan menjembatani kepentingan antara negara miskin, berkembang dan negara maju," ujarnya, Senin 2 Desember 2013.


Menurut Gita, ada tiga hal yang akan menjadi bahasan utama di Bali. Ketiganya adalah paket kebijakan untuk negara kurang berkembang (least development countries), fasilitasi perdagangan (Trade Facilitation) dan kebijakan soal perdagangan produk pertanian (agricultural). "Itu yang direncanakan sebagai 'Bali Package', semoga bisa disetujui," kata dia.


Dalam paket kebijakan untuk negara berkembang, menurut Gita ada enam poin usulan yang pada dasarnya telah mendapat lampu hijau dari semua delegasi di pertemuan persiapan General Council of WTO di Jenewa, Swiss beberapa waktu lalu.


Keenam poin tersebut menyangkut mekanisme pengawasan, service waiver yaitu pemberian fleksibilitas akses pasar jasa di negara berkembangan dan negara maju bagi penyedia jasa di negara kurang berkembang, dan penerapan dokumen asal barang (rules of origin) yang lebih sederhana.


Juga ada tentang perpanjangan fleksibilitas akses pasar (extension of temporary waiver of trades), pemberian preferensi bebas tarif dan kuota kepada pada negara kurang berkembang serta akses pasar yang lebih luas pada produk kapas dari negara-negara kurang berkembang di Afrika.


Adapun beberapa proposal dari negara-negara berkembang termasuk Indonesia di sektor pertanian diantaranya adalah menyangkut subsidi bagi produk pertanian dari negara berkembang dan negara maju sehingga kompetisi ekspor menjadi lebih adil.


PINGIT ARIA


Subcribe semua relasi yang berhubungan dengan Besok, SBY Buka Pertemuan Menteri WTO di Bali sekarang.

Tuesday, November 5, 2013

Besok, Pemerintah Lelang Surat Utang Rp 8 Triliun

Written By inikangubay; About: Besok, Pemerintah Lelang Surat Utang Rp 8 Triliun on Tuesday, November 5, 2013

www.ubaidillah.net Bisnis hari ini dihimpun dari Besok, Pemerintah Lelang Surat Utang Rp 8 Triliun

TEMPO.CO , Jakarta -Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan akan melelang surat utang negara (SUN) senilai Rp 8 triliun pada Rabu, 6 November 2013. Target indikatif surat utang yang dilelang tersebut untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2013.


"Surat Utang Negara yang akan dilelang mempunyai nominal per unit sebesar Rp1 juta dengan lima seri surat utang," kata Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Yudi Pramadi dalam siaran pers pada Selasa, 5 November 2013.


Lelang akan dibuka pada pukul 10.00 WIB dan ditutup pukul 12.00 WIB. Sementara itu, hasil lelang akan diumumkan pada hari yang sama. Adapun setelmen baru dilaksanakan pada Jumat, 8 November 2013.


Ada lima seri surat utang yang akan dilelang oleh pemerintah, yakni seri SPN03140207 (new issuance) dengan pembayaran bunga secara diskonto dan jatuh tempo pada tanggal 7 Februari 2014, seri SPN 121411 07 (new issuance) dengan pembayaran bunga secara diskonto dan jatuh tempo pada tanggal 7 November 2014.


Selain itu, ada seri FR0070 (reopening) dengan tingkat bunga tetap (fixed rate) sebesar 8,37 persen dan jatuh tempo pada tanggal 15 Maret 2024, seri FR0071 (reopening) dengan tingkat bunga tetap (fixed rate) sebesar 9 persen dan jatuh tempo pada tanggal 15 Maret 2029, dan seri FR0068 (reopening) dengan tingkat bunga tetap (fixed rate) sebesar 8,37 persen dan jatuh tempo pada tanggal 15 Maret 2034.


Penjualan SUN tersebut akan dilaksanakan dengan menggunakan sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia. Lelang bersifat terbuka (open auction), menggunakan metode harga beragam (multiple price).


Pemenang lelang yang mengajukan penawaran pembelian kompetitif (competitive bids) akan membayar sesuai dengan yield yang diajukan. Pemenang Ielang yang mengajukan penawaran pembelian non-kompetitif (non-competitive bids) akan membayar sesuai dengan yield rata-rata tertimbang (weighted average yield) dari penawaran pembelian kompetitif yang dinyatakan menang.


Total alokasi pembelian non-kompetitif untuk SUN seri SPN03140207 dan SPN12141107 adalah sebesar 50 persen dari yang dimenangkan. Sedangkan alokasi pembelian non-kompetitifuntuk FR0070, FR0071 dan FR0068 adalah masing-masing maksimal sebesar 30 persen dari yang dimenangkan. Pemerintah memiliki hak untuk menjual kelima seri SUN tersebut lebih besar atau lebih kecil darijumlah indikatifyang ditentukan.


AYU PRIMA SANDI




Subcribe semua relasi yang berhubungan dengan Besok, Pemerintah Lelang Surat Utang Rp 8 Triliun sekarang.