Pesawat Airbus A350 terbang melewati bandara Blagnac, Toulouse, ketika melakukan terbang perdana (14/6). Pesawat terbaru produksi Airbus ini merupakan pesaing Boeing 787 dreamline. AP/Bob Edme
TEMPO.CO , Jakarta - Menteri Perhubungan EE Mangindaan mengatakan, hanya dua maskapai yang dinilai kuat dalam industri penerbangan domestik di Indonesia. “Kita cuma Garuda dan Lion Air yang kuat,” kata Mangindaan di kantornya, Jumat, 11 Oktober 2013. Pernyataan Mangindaan ini terkait dengan liberalisasi penerbangan (Open Sky) ASEAN, yang akan diterapkan tahun depan.
Menurut Mangindaan, kesepakatan Open Sky 2015 tidak boleh mengorbankan kepentingan nasional. Menurut dia, dalam Konferensi Tingkat Tinggi APEC di Bali pada pekan lalu, Indonesia menegaskan agar kesepakatan penerbangan yang bersifat regional dan bilateral jangan sampai merusak industri dalam negeri.
“Kita boleh melaksanakan yang sifatnya regional seperti connectivity ASEAN, tapi kepentingan nasional harus tetap kita perhatikan. Itu sudah ada di kesepakatan. Dari segi hukum, ada pemberlakuan pajak, jangan sampai merugikan kepentingan nasional. Kita bisa bebas tapi harus hati-hati,” katanya.
ANANDA TERESIA
Berita Terpopuler:
Sebut Tak Tahu Bunda Putri, Luthfi Dimarahi Hakim
Ditanya Soal Proyek, Airin: Terima Kasih!
Soal Calon First Lady, Prabowo: Tunggu Saja
SBY: Saya Bukan Pejabat Kacangan
Orang Dekat Gubernur Atut, Ratu Irma, Ditahan
Subcribe semua relasi yang berhubungan dengan Garuda dan Lion Air Maskapai Domestik Terkuat sekarang.