TEMPO.CO , Karanganyar - Meninggalnya pendiri dan pemilik PT Sri Rejeki Isman Textile, Muhammad Lukminto membuat keluarga sangat terpukul. Anak tertua Lukminto, Vonny Imelda mengaku sangat terpukul dengan meninggalnya Lukminto. “Sangat tiba-tiba. Tidak ada tanda-tanda kepergian untuk selamanya," katanya saat pemakaman Lukminto di kompleks pemakaman keluarga SHRI Garden di Delingan, Karanganyar, Minggu, 16 Februari 2014.
Dia mengaku belum berbakti kepada Lukminto. Sebab selama 19 tahun tinggal di Amerika dan 5 tahun di Singapura. "Saya merantau sejak remaja," katanya. (Baca juga : Peti Mati Lukminto Beratnya Satu Ton)
Jenazah bos PT Sri Rejeki Isman Textile (Sritex), Muhammad Lukminto dimakamkan hari ini, Minggu, 16 Februari 2014 di Karanganyar. Di rumah duka Thiong Ting, dilakukan upacara pelepasan. Putra Lukminto, Iwan Kurniawan Lukminto mewakili keluarga besar menyampaikan sambutan.
Kemudian dilanjutkan sambutan oleh Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo. Pembacaan doa oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia Surakarta, Zainal Arifin Adnan. Lalu acara adat yang dipimpin Adji Chandra dari MAKIN (Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia). Setelah itu jenazah dibawa berkeliling Solo. Dari rumah duka Thiong Ting di Jalan Kolonel Soetarto, menuju Jalan Monginsidi. (Lihat juga : Bos Sritex Lukminto Dimakamkan Hari Ini)
Melewati Stasiun Solo Balapan, melintasi Jalan Gadjah Mada, Jalan Honggowongso hingga perempatan Pasar Kembang.Lalu berbelok ke Jalan Dr Radjiman, menuju rumah pribadi Lukminto di Dr Radjiman nomor 328.
Sekitar 2 menit di rumah pribadi, jenazah dibawa melewati Jalan Bhayangkara, melintasi Stadion Sriwedari, Solo. Menyusuri Jalan Slamet Riyadi hingga Gladag, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Urip Sumoharjo, sampai perempatan Panggung. (Berita terkait : Pemakaman Lukminto, Roy Suryo Wakili Presiden SBY)
Melewati Jalan Kolonel Soetarto, ke Jalan Ir Sutami hingga Jurug. Lalu melalui Jalan Solo-Tawangmangu sampai Delingan, Karanganyar, Jawa Tengah. Prosesi pemakaman di Delingan dijadwalkan dimulai pukul 11.00. Sekitar 3 kilometer sebelum jalan masuk ke SHRI Garden, lokasi pemakaman Lukminto, ratusan karyawan Sritex berjajar di pinggir jalan sejak pukul 09.30 WIB.
Para karyawan ini berdiri dengan seragam khas Sritex warna biru langit. Mereka juga membawa spanduk bertulisan turut berduka cita atas meninggalnya Muhammad Lukminto. Para karyawan ini datang dengan bus dari berbagai daerah. Misalnya Solo, Sukoharjo, Boyolali, dan Kudus. Pabrik tempat mereka bekerja termasuk anak perusahaan Sritex.
Lukminto meninggal dunia di Singapura pada 5 Februari 2014. Namun jenazah baru dimakamkan hari ini.
UKKY PRIMARTANTYO (SURAKARTA)
Terpopuler :
Mengapa Rupiah Menguat Paling Tajam Se-Asia?
Bos Sritex Lukminto Dimakamkan Hari Ini
Bandara Husein Sastranegara Dibuka Lagi Pagi Ini
Agar Tak Kewalahan Kejar Pajak, Buka Data Bank!
Subcribe semua relasi yang berhubungan dengan Bos Sritex Lukminto Meninggal, Keluarga Terpukul sekarang.