Sunday, December 15, 2013

Bursa Asia Kembali Melemah

Written By inikangubay; About: Bursa Asia Kembali Melemah on Sunday, December 15, 2013

www.ubaidillah.net Bisnis hari ini dihimpun dari Bursa Asia Kembali Melemah

TEMPO.CO , Tokyo - Bursa Asia kembali melemah hari ini dan berpotensi mencapai level terendah dalam tiga bulan. Pelemahan ini terjadi tiga hari menjelang pertemuan Federal Reserve, yang akan memutuskan kebijakan pemangkasan paket stimulus ekonomi.


Saham Toyota Motor Corp melemah 1 persen dan menjadi pendorong pelemahan bursa di Tokyo di tengah-tengah penguatan nilai tukar yen terhadap dolar. Saham Senex Energy Ltd melemah 6,2 persen setelah pengajuan pengambilalihan atas AWE Ltd senilai A$752 juta ditolak oleh perusahaan eksplorasi minyak dan gas tersebut. Di sisi lain, saham AWE melonjak 5,5 persen. Saham Tokyo, Electric Power Co, menguat 2,1 persen.


Indeks bursa saham Asia Pasifik, MSCI, melemah 0,3 persen menjadi 137,58. Indeks acuan ini sudah turun 1,1 persen pekan lalu. Pelemahan dipicu oleh perbaikan data ekonomi Amerika yang memicu pemangkasan paket stimulus. Pada hari ini, indeks bursa berjangka Standard & Poor’s 500 menguat 0,1 persen. Berdasarkan survei Bloomberg yang dilakukan terhadap beberapa analis, The Fed akan mengurangi pembelian obligasi bulanan senilai US$ 85 juta.


“Reaksi pasar terbagi, terkait apa yang akan diumumkan The Fed pekan ini. Pasar ekuitas sepertinya sedikit lesu menanggapi pertemuan pekan ini dibandingkan pertemuan yang diselenggarakan pada September,” kata CEO RMG Wealth Management LLP di London, Stewart Richardson, seperti dikutip laman Bloomberg, Senin, 16 Desember 2013.


Indeks Jepang, Topix, melemah 0,6 persen, sementara indeks Australia, S&P/ASX 200, turun 0,3 persen. Bursa Selandia Baru, NZX 50, melemah 0,1 persen, sementara indeks Korea Selatan, Kospi, melemah 0,2 persen.


Indeks Hong Kong, Hang Seng, melemah 0,3 persen, sementara indeks berjangka Hang Seng China Enterprises turun 0,5 persen. The Fed menyatakan bahwa mereka tidak akan memangkas stimulus sampai melihat adanya pemulihan ekonomi. Sejak munculnya pernyataan tersebut, tingkat pengangguran sudah turun pada level rendah dalam lima tahun, dan PDB di kuartal ketiga menguat melebihi ekspektasi analis.


ANANDA TERESIA | BLOOMBERG


Berita populer:
Ahok Usulkan Hapus Subsidi BBM di Jakarta

Begini Brutalnya Pelonco ITN Versi Warga Sitiarjo

Saksi Pelonco Maut: Fikri Dibanting dan Ditendang

Pengelola Gua Cina Sempat Tolak Perpeloncoan ITN


Subcribe semua relasi yang berhubungan dengan Bursa Asia Kembali Melemah sekarang.

No comments:

Post a Comment