Showing posts with label Awal Pekan. Show all posts
Showing posts with label Awal Pekan. Show all posts

Sunday, January 26, 2014

Awal Pekan, Indeks Saham Cenderung Melemah

Written By inikangubay; About: Awal Pekan, Indeks Saham Cenderung Melemah on Sunday, January 26, 2014

www.ubaidillah.net Bisnis hari ini dihimpun dari Awal Pekan, Indeks Saham Cenderung Melemah

TEMPO.CO , Jakarta -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin 27 Januari 2014 besok, diperkirakan akan berada pada support 4423-4430 dan resistance 4468-4483. Hasrat aksi jual yang kian besar dapat membuat potensi kenaikan lanjutan akan terbatas dan cenderung melemah.


Analis pasar modal dari Trust Securities, Reza Priyambada memprediksi pekan depan IHSG akan berada pada rentang support 4386-4421 dan resisten 4467-4520. “Meski secara tren ada harapan kenaikan lanjutan, hasrat jualan yang semakin besar dapat membuat potensi kenaikan lanjutan akan terbatas dan cenderung melemah,” kata Reza dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 25 Januari 2014.


Pada pekan lalu, IHSG masih tercatat menghijau. Banyaknya sentimen positif dan didukung kuatnya aksi beli mampu menghantarkan IHSG mendekati area overboughtnya. Namun hal itu diiringi dengan pergerakan volume yang cenderung menurun. IHSG pun meninggalkan utang gap antara lain 4435-4440, 4477-4483, dan 4483-4480. Pada penutupan perdagangan pekan kemarin, indeks ditutup terjun bebas 58,7 poin atau 1,31 persen pada level 4437,34.


Penguatan yang terjadi dalam tiga hari pada awal pekan sebelumnya, kata Reza, sebenarnya memberikan harapan perbaikan IHSG untuk dapat melanjutkan penguatannya. Namun di sisi lain hal ini membuka peluang terjadinya aksi ambil untung. Sepanjang pekan kemarin, asing masih tercatat beli dengan nilai Rp 803,25 miliar atau lebih rendah dari sebelumnya. “Aksi beli asing sebelumnya senilai Rp 3,27 triliun.”


Reza mengatakan, di awal pekan, pergerakan IHSG masih variatif namun pelaku pasar mencoba kembali masuk setelah di akhir pekan sebelumnya laju pelemahan IHSG dapat ditahan sehingga membuka peluang pembalikan arah. Sentimen negatif berupa rilis data pertumbuhan Cina dianggap tidak terlalu signifikan. Di sisi lain, kembalinya asing nett buy dan penguatan Rupiah membuat IHSG dapat kembali positif.


FAIZ NASHRILLAH


Subcribe semua relasi yang berhubungan dengan Awal Pekan, Indeks Saham Cenderung Melemah sekarang.

Sunday, November 24, 2013

Awal Pekan, Rupiah Belum Menguat Signifikan

Written By inikangubay; About: Awal Pekan, Rupiah Belum Menguat Signifikan on Sunday, November 24, 2013

www.ubaidillah.net Bisnis hari ini dihimpun dari Awal Pekan, Rupiah Belum Menguat Signifikan

TEMPO.CO , Jakarta -- Analis dari Trust Securities, Reza Pryambada, memprediksi pergerakan rupiah pada Senin esok tidak akan mengalami penguatan yang signifikan. Menurut, dia, esok rupiah akan bergerak dalam kisaran Rp 11.680-Rp 11.715 per dolar. Penguatan rupiah yang tidak signifikan tersebut disebabkan karena belum ada sentimen positif dari dalam negeri.


“Untuk Senin, pergerakan rupiah belum akan mengalami penguatan signifikan karena sentimen dalam negeri belum ada yang positif untuk menggerakkan rupiah. Kecuali hari Senin ada berita positif maka baru akan ada perubahan yang signifikan,” katanya pada Tempo di Jakarta, Ahad, 24 November 2013.


Menurut dia, salah satu sentimen positif yang bisa menguatkan rupiah esok adalah kabar baik dari lelang obligasi berdenominasi dolar. Reza mengatakan jika penyerapan dalam lelang tersebut cukup baik maka rupiah akan menguat cukup signifikan. “Kalau penyerapan cukup baik baru ada sentimen positif. Penyerapan positif kan berarti pelaku pasar asing masih percaya dengan kondisi ekonomi kita,” katanya.


Untuk sepekan ini, Reza memprediksi pergerakan rupiah akan sangat tergantung dari rilis data dari Amerika Serikat dan Jepang. Menurut dia, data dari Amerika Serikat yang akan dirilis pekan ini adalah data tenaga kerja dan klaim pengangguran.


Sementara rilis dari Jepang yang ditunggu pelaku pasar adalah komentar perdana menteri Jepang serta pernyataan Bank of Japan. Reza mengatakan jika data ekonomi Amerika positif maka akan timbul penilaian bahwa pengurangan stimulus akan segera dilakukan. Ketika pengetatan stimulus akan dilakukan maka nilai tukar dolar akan menguat termasuk terhadap rupiah.


“Ketika ada persepsi bahwa pada Desember stimulus akan benar-benar dikurangi maka ini akan memperkuat nilai tukar dolar dan rupiah pun melemah,” katanya. Reza memprediksi supporting level rupiah akan berkisar pada Rp 11.725-Rp11.735 sementara resistant level akan berkisar pada Rp 11.680-Rp 11. 690.


ANANDA TERESIA


Subcribe semua relasi yang berhubungan dengan Awal Pekan, Rupiah Belum Menguat Signifikan sekarang.

Sunday, November 3, 2013

Awal Pekan, Harga Emas Naik Rp 1.000 per gram

Written By inikangubay; About: Awal Pekan, Harga Emas Naik Rp 1.000 per gram on Sunday, November 3, 2013

www.ubaidillah.net Bisnis hari ini dihimpun dari Awal Pekan, Harga Emas Naik Rp 1.000 per gram

TEMPO.CO , Jakarta - Harga emas Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik Rp 1.000 per gram menyambut awal pekan ini.


Dikutip dari situs Logam Mulia, Senin, 4 November 2013, harga emas batangan Antam tercatat sebesar Rp 523.000 per gram seperti hari sebelumnya. Sebelumnya, harga emas batangan Antam pada penutupan perdagangan pada Jumat, 1 Oktober 2013 lalu tercatat Rp 522.000 per gram.


Sementara harga jual kembali hari ini tercatat di Rp 452.000 per gram.


Dalam keterangannya yang dikutip melalui situs logammulia.com, PT Antam menyatakan, "Untuk transaksi pembelian emas batangan datang Langsung ke PT Antam Tbk Jakarta setiap harinya kami batasi hingga maksimal 150 nomor antrean saja."


Berikut harga emas batangan yang dijual oleh Logam Mulia Antam awal pekan:


500 gram Rp 241.800.000

250 gram Rp 121.000.000

100 gram Rp 48.450.000

50 gram Rp 24.250.000

25 gram Rp 12.150.000

10 gram Rp 4.890.000

5 gram Rp 2.470.000

1 gram Rp 523.000


PINGIT ARIA


Subcribe semua relasi yang berhubungan dengan Awal Pekan, Harga Emas Naik Rp 1.000 per gram sekarang.