TEMPO.CO , Jakarta - Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Ito Warsito menyatakan kesepakatan Senat Amerika Serikat dalam pembahasan anggaran memberikan sentimen positif ke pasar modal Indonesia. Hal itu dapat terlihat dari Indeks Harga Saham Gabungan pada awal perdagangan yang naik 0,94 persen.
"Kesepakatan kenaikan plafon utang sudah memberikan sentimen positif ke seluruh bursa global, bursa Dow Jones naik 1,3 persen dan IHSG tadi pagi naik 0,94 persen," kata Ito saat ditemui usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa BEI di Hotel Ritz Carlton Pacific Place, Kamis, 17 Oktober 2013.
Meski begitu, ia melanjutkan, pasar masih tetap harus mewaspadai kelanjutan dari kesepakatan tersebut. Misalnya, soal jangka waktu penambahan plafon utang, kapan anggaran disetujui, dan kapan pemerintahan akan mulai dibuka. "Kita masih harus lihat dulu," ujarnya.
Senat Amerika Serikat akhirnya setuju mengakhiri shutdown pemerintahan AS dan mencegah ancaman gagal bayar atau default. Baik kubu Demokrat maupun Republik sepakat untuk mencegah krisis dengan menyetujui anggaran darurat untuk alokasi sampai 15 Januari 2014 dan akan meningkatkan batas utang sampai 7 Februari 2014.
"Kita bisa mulai mengangkat awan ketidakpastian yang belakangan menggantung di atas bisnis kita, di atas warga Amerika," kata Presiden Barack Obama dalam sebuah konferensi pers, seperti dikutip laman CBS News, Kamis, 17 Oktober 2013 waktu Indonesia.
RIRIN AGUSTIA
Subcribe semua relasi yang berhubungan dengan 'Shutdown' Berakhir, Pasar Modal Indonesia Positif sekarang.