Tuesday, September 3, 2013

Server Bekas Pakai WikiLeaks Dilelang di eBay

Written By inikangubay; About: Server Bekas Pakai WikiLeaks Dilelang di eBay on Tuesday, September 3, 2013

www.ubaidillah.net Teknologi hari ini dihimpun dari Server Bekas Pakai WikiLeaks Dilelang di eBay

TEMPO.CO , Stockholm - Tiga tahun lalu, server milik Bahnhof ini mungkin adalah server yang paling terkenal di dunia maya. Di sebidang mesin pipih seukuran nampan ini, WikiLeaks menyimpan dokumen rahasia yang digangsir dari arsip pemerintah Amerika Serikat. Kini, jika Anda mau, server itu bisa menjadi milik Anda.


Bahnhof, provider internet Swedia yang awalnya menjadi host WikiLeaks, telah menempatkan mesin ini dalam situs lelang di eBay. Mulai minggu depan, Anda dapat mengajukan tawaran untuk sepotong benda yang bernilai tinggi dalam sejarah whistleblower dunia itu.


Tapi jangan berharap untuk mendapat secuil saja simpanan data WikiLeaks. Tentu saja, seluruh isinya telah dikosongkan.


Pada tahun 2010, dunia dihebohkan dengan bocornya dokumen rahasia AS tentang Perang Irak dan bahan lain terkait penilaian AS atas sejumlah negara. "Pada saat itu, ini adalah kotak tersibuk di dunia," kata Jon Karlung, CEO Bahnhof.


WikiLeaks menyewa kembali ruang server dari Bahnhof selama sembilan bulan pada akhir 2010 dan awal 2011. Server merek Dell jenis PowerEdge R410 ini tidak digunakan oleh pelanggan lain, Karlung mengatakan. Selama beberapa tahun terakhir, server ini dipamerkan di sebuah bar di Bahnhof, untuk mengumpulkan uang bagi lembaga nirlba Reporters Without Borders dan 5 Juli Foundation.


Pada Selasa sore, server ini mulai terdaftar dalam lelang dengan nilai US$ 3.150. Perangkat keras itu sendirian harganya sekitar US$ 4.000, kata Karlung.


Ia yakin harga akan naik sebelum lelang berakhir pada 12 September. Apalagi di luar sana, katanya, "Masih banyak orang yang mendukung WikiLeaks atau kebebasan berbicara di internet."


WIRED | TRIP B


Subcribe semua relasi yang berhubungan dengan Server Bekas Pakai WikiLeaks Dilelang di eBay sekarang.

No comments:

Post a Comment