TEMPO.CO , Jakarta - Sebagai bagian dari kesepakatan akuisisi Nokia oleh Microsoft, Chief Executive Officer Microsoft, Steve Ballmer, 57, mengatakan Stephen Elop, 49, chief executive officer Nokia, bakal bergabung kembali ke perusahaan.
Elop bakal menjadi salah satu petinggi utama di perusahaan dan mendapat tugas untuk mengembangkan divisi piranti, yang telah menghasilkan tablet Surface. "Apakah ini berarti Ballmer bakal menjagokan Elop untuk mengisi posisinya saat dia pensiun tahun depan," demikian tertulis dalam situs Business Insider hari ini, Selasa, 3 September 2013.
Elop awalnya bekerja di Microsoft mengepalai divisi bisnis yang mengembangkan Microsoft Office. Menjelang akhir tahun 2010, dia mengundurkan diri dan pindah ke Nokia untuk menggantikan Olli-Pekka Kallas, chief executive officer saat itu.
Elop, yang berkewarganegaraan Kanada, mencatatkan diri sebagai chief executive officer pertama non-Finlandia di perusahaan itu. Julie Larson-Green, yang mengepalai pengembangan tablet Surface dan Xbox One pasca ditinggalkan Steven Sinofsky, bakal melapor ke Elop setelah proses akuisisi rampung.
Dalam suratnya kepada karyawan, Ballmer mengatakan perusahaan telah mencapai keputusan untuk membeli bisnis Nokia's Devices & Services. Ini mencakup lini ponsel cerdas, bisnis mobile phone, tim desain, manufaktur dan perakitan di seluruh dunia.
Juga yang tercakup dalam kesepakatan akuisisi ini adalah bagian operasional, sales, marketing dan dukungan. "Ini merupakan langkah berani ke masa depan dari Microsoft dan menunjukkan tahapan selanjutnya dari transformasi yang diumumkan pada 11 Juli lalu."
Pada saat itu, Ballmer mengumumkan bahwa Microsoft akan mengembangkan bisnis piranti lunak, keras dan mempererat kerja sama dengan manufaktur, yang membuat gadget untuk Microsoft.
BUSINESS INSIDER | BUDI RIZA
Subcribe semua relasi yang berhubungan dengan Microsoft Caplok Nokia, Elop Pimpin Divisi Tablet sekarang.
No comments:
Post a Comment