Sunday, September 29, 2013

Rupiah Anjlok, Industri Alat Kesehatan Loyo

Written By inikangubay; About: Rupiah Anjlok, Industri Alat Kesehatan Loyo on Sunday, September 29, 2013

www.ubaidillah.net Bisnis hari ini dihimpun dari Rupiah Anjlok, Industri Alat Kesehatan Loyo

Dokter mengamankan alat-alat kesehatan saat RS M.H. Thamrin tergenang banjir di Cengkareng, Jakarta Barat (1/5). Banjir tersebut disebabkan buruknya saluran drainase serta hujan yang menguyur Jakarta. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat




TEMPO.CO, Jakarta - Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat berdampak signifikan terhadap industri alat kesehatan. “80 persen produk alat kesehatan yang dijual di dalam negeri merupakan barang impor,� kata Direktur Sales dan Marketing Soho Global Medika, Obed Fukliang, Senin, 30 September 2013.


Melonjaknya nilai tukar dolar terhadap rupiah menjadi beban bagi pelaku industri alat kesehatan. Selisih kurs nilai tukar menjadi beban bagi distributor di mana kenaikan produk harus disesuaikan dengan kebutuhan alat kesehatan di sektor medis.


Soho Global sebagai pemain industri alat kesehatan, kata Obed, telah melakukan berbagai upaya menyiasati dampat terburuk pelemahan rupiah. “Kami mengorbankan margin keuntungan kami,� kata Obed.


Upaya lain yang diambil Soho, Obed mengatakan, adalah dengan buffering stock, negosiasi dengan prinsipal, evaluasi harga dan rencana pengembangan usaha. “Pada 1 November nanti, kami akan menaikkan harga produk alat kesehatan 10 persen,� kata Obed.


Meski terjadi pelemahan, Obed menyatakan, Soho tetap optimistis mampu bertahan menjadi pemimpin pasar untuk segmen alat kesehatan perawatan luka. “Saat ini untuk pemain lokal kami masih market leader,� kata Obed.


Dia menyatakan, penjualan Soho ditargetkan naik 70 persen pada tahun ini. “Penjualan hingga akhir tahun diharapkan mencapai Rp 50 miliar,� kata Obed.


Akibat pelemahan rupiah yang terjadi saat ini, Obed menyatakan capaian pertumbuhan hingga tahun depan akan berdampak cukup signifikan. “Tahun depan kemungkinan pertumbuhan hanya mencapai 30-50 persen,� kata Obed.


ISMI DAMAYANTI



Subcribe semua relasi yang berhubungan dengan Rupiah Anjlok, Industri Alat Kesehatan Loyo sekarang.

No comments:

Post a Comment