Sejumlah anggota TNI memperbaiki jalur Pantura yang rusak akibat direndam banjir di kawasan Indramayu, Jawa Barat, (10/2). TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat
TEMPO.CO , Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum menyatakan kegiatan tanggap darurat perbaikan jalur Pantai Utara Jawa berlangsung selama 18 hari. "Mulai 8 Februari sampai akhir Februari mendatang," kata Direktur Jenderal Bina Marga, Djoko Murjanto, ketika ditemui di kantornya, Rabu, 12 Februari 2014. (Baca pula: Awal Maret, Jalan Pantura yang Rusak Akan Dibeton).
Ia menuturkan, TNI menerjunkan sejumlah personel untuk membantu perbaikan jalan di pantura tersebut. Di wilayah Jawa Barat, kata Djoko, ada tiga satuan setingkat kompi (SSK) yang masing-masing beranggotakan 32 personel. Sementara itu, di Jawa Tengah ada sekitar 300 personel TNI yang diterjunkan.
"Di Jawa Barat kerusakannya ada di Indramayu, Subang, dan Karawang," ucapnya. Sedangkan untuk jalur pantura di Jawa Tengah jalan yang hancur terjadi pada wilayah Tegal, Kudus, dan Pati.
Ia mengungkapkan, dalam pekerjaan perbaikan jalan ini, Kementerian Pekerjaan Umum menyediakan alat dan bahan. Namun, kementerian pun menyewa sebagian peralatan dari Direktorat Zeni TNI Angkatan Darat. "Kami membayar personel TNI dengan anggaran kami," kata Djoko.
Ia menyebut, untuk perbaikan jalan, baik dalam masa tanggap darurat maupun perbaikan permanen, pemerintah mengalokasikan Rp 274 miliar dari anggaran rutin. Untuk perbaikan permanen seperti yang dikerjakan di Jalan T.B. Simatupang, Jakarta Selatan, dan Ciasem, Jawa Barat.
MARIA YUNIAR
Terpopuler:
Jokowi Datang, Pemakaman Bubar
Usai 'Layani' John Weku, Feby Kontak Anggita Sari
Hary Tanoe: Masa Jaya Jokowi Sudah Lewat
Ahok: Kalau Mau Kurang Ajar, Sini Saya Ajarin
Bus Berkarat, Jokowi Copot Kepala Perhubungan
Pastor Pembunuh Suster dan Anaknya Divonis Mati
Ahok: Teorinya Angkot Akan Mati
Subcribe semua relasi yang berhubungan dengan Pemerintah Janji Perbaikan Pantura Kelar 18 Hari sekarang.
No comments:
Post a Comment