TEMPO.CO , Jakarta - Menteri Keuangan, Chatib Basri, mengatakan pemerintah tetap akan bertahan pada kebijakannya yang menargetkan Defisit Transaksi Berjalan pada angka 2 hingga 2,5 persen. Pemerintah akan berupaya menjaga defisit fiskal secara hati-hati. "Untuk mengatasi neraca pembayaran adalah pengetatan (tightening) dari segi fiskal dan dari segi moneter," kata Menteri Keuangan Chatib Basri di Gedung DPR, Jakarta, 19 Februari 2014.
Ia mengatakan, strategi yang digunakan menunjukkan adanya perbaikan dan reaksi pasar yang sudah mulai positif pada kebijakan yang ditetapkan pemerintah. "Kami tetap melihat, dengan Defisit Transaksi Berjalan 2 - 2,5 persen, situasi stabil," kata Chatib.
Senin lalu Chatib mengatakan pemerintah akan mengawasi tren defisit transaksi berjalan yang diperkirakan akan naik pada kuartal kedua 2014 karena tingginya impor barang modal. "Perusahaan akan mulai investasi dengan impor barang modal pada kuartal kedua. Defisit harus dijaga agar tidak mencapai 4,4 persen," ujarnya. Bursa juga akan bergerak positif jika defisit berada di bawah angka 3 persen.
Bank Indonesia sebelumnya mengumumkan defisit transaksi berjalan turun cukup tajam menjadi US$ 4 miliar atau 1,98 persen dari produk domestik bruto (PDB) pada Desember tahun lalu. Defisit ini jauh lebih rendah dari defisit triwulan sebelumnya yang sebesar US$ 8,5 miliar (3,85 persen PDB) maupun perkiraan awal Bank Indonesia.
Menurut bank sentral, penurunan defisit transaksi berjalan didukung oleh naiknya surplus perdagangan barang yang bersumber dari bertambahnya surplus neraca nonmigas dan menyempitnya neraca perdagangan migas.
MAYA NAWANGWULAN
Terpopuler:
Baru Ketemu Risma, Wisnu Sudah Cerita Proyek
Pesan Jokowi untuk Wali Kota Risma: Sabar ya, Bu...
Hasil Lengkap Pertandingan Liga Champions
Curhat Wali Kota Risma kepada Elite PDIP
Digempur Lobi Jalur ITS dan Sogokan, Surutkah Risma?
Kisah Ransel Hitam Buat Sutan Bhatoegana
Subcribe semua relasi yang berhubungan dengan Strategi Menteri Chatib Tekan Defisit Negara sekarang.
No comments:
Post a Comment