Tuesday, February 18, 2014

Gara-gara Sepotong Lahan, Blok Cepu Terhambat

Written By inikangubay; About: Gara-gara Sepotong Lahan, Blok Cepu Terhambat on Tuesday, February 18, 2014

www.ubaidillah.net Bisnis hari ini dihimpun dari Gara-gara Sepotong Lahan, Blok Cepu Terhambat

TEMPO.CO , Jakarta - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyebut Blok Cepu menghadapi kendala lahan. "Ada sepotong lahan, sekitar 70 meter di Tuban yang masih belum clear penyelesaiannya," kata Sekretaris SKK Migas Gde Pradnyana seusaiForum Energi "Masa Depan dan Tantangan Industri Migas Nasional," Selasa, 18 Februari 2014.


Ia menjelaskan, ada sertifikat ganda yang dikeluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN). Pradnyana mengungkapkan, pembebasan lahan dilakukan untuk satu sertifikat. Namun, ahli waris yang lain memegang sertifikat serupa. Lokasi tanah ini di ujung pipa dekat Tuban.


Pradnyana menuturkan, pipa minyak tersebut menuju floating storage offloading (FSO). “Jika masalah ini sudah diselesaikan, engineering, procurement and construction (EPC) dapat dikerjakan.”


Pradnyana menambahkan, ada wacana untuk melakukan bagi hasil melalui revenue, bukan minyak. Namun hal ini masih alot lantaran kontraktor kontrak kerjasama (KKKS) dalam kerjasama pemerintah-swasta (KPS) sudah memiliki minyak untuk mengolah minyak sendiri.


Ia menyebut Chevron sebagai contoh KKKS yang memiliki kilang di luar negeri. "Alasan Chevron, kalau produksi bagian mereka tidak boleh keluar dari Indonesia, tentu bagian mereka di luar negeri juga tidak mendapat suplai," ucap Pradnyana.


Sebelumnya Direktur Pertamina Hulu Energi Muhammad Husein menyatakan, bila tak segera ditemukan sumur minyak baru setelah Blok Cepu, Indonesia praktis tak akan memiliki sumber produksi minyak yang besar dalam 5-10 tahun ke depan.


Di pihak lain, kebutuhan akan energi setiap harinya terus bertambah. Indikator paling sederhana terlihat dari pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor. "Angka pastinya saya tidak hafal, tapi lebih dari 10 juta sepeda motor per tahun. Semuanya membutuhkan bahan bakar," kata dia.


MARIA YUNIAR


Terpopuler :
Rupiah Kembali Paling Perkasa Se-Asia

Kilang Terbakar dan Nasib Karir Karen Agustiawan

Kunjungi Kelud, SBY Sewa Lima Gerbong Kereta

Sekolah Wirausaha tanpa Biaya ala Ir Ciputra

Menteri Perdagangan: Nasib Beras Vietnam Ditentukan Kamis


Subcribe semua relasi yang berhubungan dengan Gara-gara Sepotong Lahan, Blok Cepu Terhambat sekarang.

No comments:

Post a Comment