Sunday, February 16, 2014

Apa Kata Ligwina atas Dugaan Penipuan Investasi?

Written By inikangubay; About: Apa Kata Ligwina atas Dugaan Penipuan Investasi? on Sunday, February 16, 2014

www.ubaidillah.net Bisnis hari ini dihimpun dari Apa Kata Ligwina atas Dugaan Penipuan Investasi?

TEMPO.CO , Jakarta - Financial Planner dari PT Quantum Magna, Ligwina Hananto membantah telah melakukan penipuan kepada seorang nasabah bernama Hery dalam investasi agrobisnis. "Kami tidak melakukan penipuan justru kami bantu supaya tidak kehilangan dana," kata Ligwina melalui pesan singkatnya kepada Tempo, Senin, 17 Februari 2014.


Dalam surat pembaca sebuah harian nasional, Hery, warga dari Bandung merasa ditipu oleh Ligwina. Pasalnya, konsultan keuangan ini menawarkan CV Panen Mas -perusahaan agrobisnis- sebagai tempat berinvestasi kepada Hery. Namun dalam perjalanannya, pemilik CV Panen Mas, Ari Pratomo kabur dan tak bertanggung jawab atas dana nasabah yang dikelola.


Ligwina membenarkan telah menawarkan CV Panen Mas kepada Hery. "Betul tahunya dari kami. Klien minta planner mencarikan macam-macam bisnis," katanya.


Awalnya, ia menuturkan, Quantum Magna menawarkan investasi di reksadana. Namun, Hery meminta alternatif investasi. "Kalau klien minta alternatif lain, yang diberikan adalah analisa," katanya.


Dari hasil analisa tersebut, ia melanjutkan, CV Panen Mas bukan perusahaan bodong. Sebab ketika disurvei pun, kebun dan kandangnya ada. "Ini ada kesalahan dalam manajemen perusahaan saja. Di tengah jalan dia kabur dan buron."


ERWAN HERMAWAN


Terpopuler:
Ustad Hariri Nyaris Lempar Mikrofon ke Bos Entis

Kunjungi Korban Kelud, Ini Kereta Ani Yudhoyono

Cinta Penelope Diajak Nikah Siri Ustad Hariri

Kantor Dikosongi, Wali Kota Risma Bersiap Mundur?

2 Remaja Ganggu Pengamanan Kunjungan SBY ke Kelud

Sambut SBY, Fasilitas Pengungsi Kelud 'Dihias'

Insiden Ustad Hariri Injak Kepala Jadi Lagu

Status Gunung Kelud Turun Jadi Siaga


Subcribe semua relasi yang berhubungan dengan Apa Kata Ligwina atas Dugaan Penipuan Investasi? sekarang.

No comments:

Post a Comment