TEMPO.CO , Jakarta - Dong Nguyen meluncurkan Flappy Bird ke pasaran pada Maret 2013. Sejak itu, jumlah unduhannya mencapai 10 juta di seluruh dunia. Berkat kepopuleran Flappy Bird, Nguyen dikabarkan mampu meraup untung US$ 50 ribu, sekitar Rp 608 juta per hari. Namun ketenaran Flappy Bird membuat Nguyen menghapusnya dari toko online Google Play dan Apple App Store.
Kabar penghapusan Flappy Bird diungkapkan Nguyen melalui akun twitternya. Namun ia tidak memberikan alasan penghapusan itu. Sementara berdasarkan penelusuran situs berita Business Insider, Nguyen menghapus Flappy Bird karena mendapatkan hujatan dari banyak pemain game itu. "Beberapa tweet mulai menyerang Nguyen secara pribadi, membuatnya bertambah stres," tulis Business Insider, Senin, 10 Februari 2014. (baca: Dong Nguyen Minta Maaf Menghapus Flappy Bird)
Bahkan beberapa orang mulai menuduh Nguyen mencuri dari Nintendo dan Mario Bros. Nguyen sendiri mengklaim tak pernah mencuri permainan itu. Yang ia lakukan hanya mengambil semangat Nintendo dan Mario Bros. (baca: Beredar Versi Windows, Flappy Bird Dibajak?)
Di lain pihak, sejumlah media masa merongrong Nguyen untuk mewawancarainya. Namun Nguyen merasa hanya sebagai pencipta permainan indie. Dan ia tidak memerlukan perhatian publik. "Press people are overrating the success of my games. It is something I never want. Please give me peace," cuit Nguyen di akun twitter @dongatory pada 4 Februari 2014.
Nguyen pun memutuskan mengakhiri ketenaran Flappy Bird dengan menghapus permainan itu. Pada Ahad kemarin, Nguyen bercuit, “I am sorry Flappy Bird users, 22 hours from now, I will take Flappy Bird down. I cannot take this anymore.” Dan sejak Senin 10 Februari 2014, sekitar pukul 18.00, Flappy Bird tak ada lagi di toko online Google Play dan Apple App Store.
BUSINESS INSIDER | THE IRISH TIMES | KOTAKU | CORNILA DESYANA
Subcribe semua relasi yang berhubungan dengan Alasan Dong Nguyen Menutup Flappy Bird sekarang.
No comments:
Post a Comment