Tuesday, August 20, 2013

Rupiah Melorot, BI: Kami Terus Memonitor Pasar

Written By inikangubay; About: Rupiah Melorot, BI: Kami Terus Memonitor Pasar on Tuesday, August 20, 2013

www.ubaidillah.net Bisnis hari ini dihimpun dari Rupiah Melorot, BI: Kami Terus Memonitor Pasar

TEMPO.CO , Jakarta - Bank Indonesia memastikan pihaknya terus memonitor pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah. "Yang terjadi di pasar rupiah memang dinamika karena faktor internal dan eksternal. BI akan terus menguatkan bauran kebijakan untuk menstabilkan nilai tukar," kata Juru Bicara BI, Peter Jacobs kepada Tempo, Selasa, 20 Agustus 2013.


Seperti diketahui, nilai tukar rupiah terus terdepresiasi belakangan ini. Kurs referensi di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) mencatat kurs rupiah berada di level Rp 10.504 per dolar AS hari ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merah, hingga pukul 15.00, indeks berada di level Rp 4.082,81 atau anjlok Rp 247,52.


Dalam keterangannya sebelumnya Peter menjelaskan BI tidak mematok nilai tukar rupiah di level tertentu. "Nilai tukar bergerak sesuai mekanisme pasar," katanya. Adapun intervensi yang dilakukan BI bertujuan untuk meredam volatilitas nilai tukar rupiah agar tidak terlalu tinggi.


Mengacu pada data bank sentral pada Juli 2013 cadangan devisa berkisar Rp 92,671 miliar atau merosot US$ 20,11 miliar dari posisi akhir Desember 2012. Pada bulan tersebut, BI tercatat menggelontorkan Rp 133,306 triliun untuk kebutuhan operasi pasar terbuka (OPT) atau stabilisasi nilai tukar. Jumlah tersebut lebih rendah dibanding bulan-bulan sebelumnya.


Secara berturut-turut BI tercatat mengeluarkan Rp 330,344 triliun pada Januari, sebesar Rp 274,964 triliun pada Februari dan sebanyak Rp 272,082 triliun pada Maret. Sedangkan dana yang dikeluarkan BI sebesar Rp 272,980 triliun pada April, sebesar Rp 241,927 triliun pada Mei, dan Rp 233,717 miliar pada Juni 2013.


Pasokan valas BI sebenarnya bertambah setelah BI menerbitkan instrumen baru yakni FX swap. Instrumen ini memungkinkan BI memperoleh pasokan valas dari bank atau pelaku usaha yang mau menukar dolar ke rupiah tapi ingin jaminan bisa mendapat kembali dolarnya dengan harga sama di masa datang. Lelang FX swap dilakukan setiap Kamis mulai 18 Juli 2013. Gubernur BI sempat menyampaikan peluang lelang semakin sering dilakukan untuk mengoptimalkan peran instrumen ini.


Dalam Rapat Dewan Gubernur BI, 15 Agustus 2013, BI juga sempat menyatakan akan menyempurnakan sejumlah ketentuan untuk pengembangan pasar valas domestik sekaligus untuk meningkatkan pasokan valas secara lebih efektif. Hal tersebut termasuk ketentuan mengenai pembelian valas terhadap rupiah untuk bank, transaksi derivatif dan pinjaman luar negeri jangka pendek perbankan.


MARTHA THERTINA


Subcribe semua relasi yang berhubungan dengan Rupiah Melorot, BI: Kami Terus Memonitor Pasar sekarang.

No comments:

Post a Comment