Sunday, August 25, 2013

Harga Kedelai Naik, Perajin Tempe Naikkan Harga

Written By inikangubay; About: Harga Kedelai Naik, Perajin Tempe Naikkan Harga on Sunday, August 25, 2013

www.ubaidillah.net Bisnis hari ini dihimpun dari Harga Kedelai Naik, Perajin Tempe Naikkan Harga

Penyalur kedelai Jalan Ibrahim Adjie, Bandung, Minggu (2/8). Produksi kedelai nasional baru 830 ribu ton/tahun, sementara kebutuhan nasional 2 juta ton/tahun. Menurut Dewan Kedelai Indonesia, kita mengimpor 90% kebutuhan kedelai. TEMPO/Prima Mulia




TEMPO.CO , Cirebon - Tingginya harga kedelai dikeluhkan para perajin tempe. "Saat ini harga kedelai sudah mencapai Rp 8.500 hingga Rp 8.700 per kilogram," kata Wanipah, perajin tempe, di sentra pembuatan tempe dan tahu di Kelurahan Bojongsari, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Ahad, 25 Agustus 2013.


Padahal sebelumnya harga kedelai hanya dalam kisaran Rp 7.700 hingga Rp 8.000 per kg. Kenaikan harga kedelai tersebut, menurut Wanipah, sudah terjadi sejak sepekan terakhir. Karena itu, dia pun terpaksa menaikkan harga jual tempe produksinya.


Dia berharap harga kedelai bisa kembali normal. Sebab, jika terus-menerus naik, dia khawatir bisa kehilangan pelanggan. Kenaikan harga kedelai sangat berdampak bagi perajin tempe dan tahu seperti mereka.


Pantauan Tempo di Pasar Baru Indramayu, harga tempe sudah naik hingga 25 persen. Biasanya tempe dijual Rp 4.000 per potong, kini naik menjadi Rp 5.000 per potong. "Kalau tidak naik, saya rugi. Karena dari perajinnya juga sudah naik," kata seorang penjual.


Ani, distributor kedelai di Kota Cirebon, membenarkan kenaikan harga kedelai tersebut. Menurut dia, kenaikan itu dipicu melemahnya nilai tukar rupiah terhadap mata uang dolar Amerika. Akibat kenaikan komoditas kedelai, dia juga mulai mengurangi stok di gudangnya. "Stok kacang kedelai kami tinggal beberapa karung lagi," katanya.


IVANSYAH



Subcribe semua relasi yang berhubungan dengan Harga Kedelai Naik, Perajin Tempe Naikkan Harga sekarang.

No comments:

Post a Comment