TEMPO.CO, Jakarta - Setelah sempat menguat empat hari berturut-turut, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 0,68 persen ke 4.297,72 pada pembukaan perdagangan Jumat, 3 Januari 2014. Analis pasar modal dari Universal Broker Indonesia, Satrio Utama mengatakan, melemahnya indeks hari ini dipicu kondisi saham regional.
Menurut Satrio, sebab lain adalah nett buy asing pada awal perdagangan hari ini masih minim. "Mereka masih cenderung wait and see. Tapi kita lihat saja hingga clossing nanti. Semua masih bisa terjadi," kata Satrio, saat dihubungi, Jumat, 3 Januari. Satrio memprediksi indeks hari ini akan berada di kisaran level 4.247-4.287.
Menurut Satrio, beberapa saham yang tergolong January Effect koreksinya masih terbatas dan belum ada yang menembus support. "Tapi secara umum sebenarnya masih relatif aman," kata dia. Pada perdagangan awal tahun kemarin indeks dibuka pada level 4.304,55 atau naik 0,64 persen daripada penutupn akhir tahun.
Sementara itu, analis pasar dari Trust Securities, Reza Priymbada memprediksi, indeks pada Jumat diperkirakan akan berada pada di level 4.277-4.350 dan resisten pada 4338- 4242. Indeks diperkirakan kembali melewati target resisten (4.278-4.293) yang menunjukkan tingginya aksi beli meskipun aksi profit taking masih ada di awal tahun. "Diharapkan masih akan terjadi penguatan dan tidak digunakan untuk melepas posisi."
Kemarin, IHSG menguat tajam hingga 53 poin ke level 4.327 pada pembukaan perdagangan di Bursa Efek Indonesia. Kenaikan indeks kali ini lebih tinggi dibanding pada pembukaan perdagangan tahun lalu. Pada hari pertama perdagangan 2013, indeks ditutup ke level 4.346,47, naik 29,78 poin.
Pada penutupan perdagangan 2013, IHSG sepanjang Januari hingga Desember 2013 menurun dibanding tahun lalu. Indeks menyentuh 4.274,18, turun 0,98 persen dibanding angka pada 2012, yakni 4.316,687.
FAIZ NASHRILLAH
Terpopuler
Menteri Gita Janji Bukakan Akses Pendanaan UKM
Ini Dalih Pertamina Menaikkan Harga Elpiji
Neraca Surplus, Rupiah Menguat Tajam
Di Malang, Elpiji Melon Kian Diburu
Soal Elpiji, Pengusaha Restoran: Pemerintah Gila!
Subcribe semua relasi yang berhubungan dengan Saham Regional Picu Melemahnya Indeks Hari Ini sekarang.
No comments:
Post a Comment