TEMPO.CO , Jakarta - Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada memperkirakan rupiah akan bergerak di kisaran Rp 12.200 per dolar Amerika Serikat. Pelaku pasar menantikan hasil rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia soal suku bunga acuan (BI Rate) yang akan diputuskan siang ini.
"Kemungkinan BI akan mencari aman dengan mempertahankan suku bunga. Kalaupun naik, paling 25 basis point," kata Reza, Kamis, 9 Januari 2014.
Namun, penguatan rupiah terbatas karena laju dolar Amerika Serikat dapat lebih tinggi. Selain itu, rebound yang dialami pasar saham Asia mendorong asing untuk kembali masuk dan menukarkan dolarnya ke pasar sehingga ada tambahan likuiditas.
Dalam perdagangan kemarin, Rabu, 8 Januari 2014, rupiah diperdagangkan pada level Rp 12.229 per dolar Amerika. Rupiah menguat jika dibandingkan dengan perdagangan Selasa lalu yaitu Rp 12.262 per dolar Amerika. Tekanan rupiah sedikit mengendur setelah mata uang regional dan beberapa mata uang Asia berbalik menguat terhadap dolar Amerika. (Baca juga: Saham-saham yang Diprediksi Moncer Hari Ini)
GALVAN YUDISTIRA
Berita Lainnya:
Subcribe semua relasi yang berhubungan dengan Rupiah Diperkirakan Berada di Level Rp 12.200 sekarang.
No comments:
Post a Comment