TEMPO.CO , Jakarta - Kepala Riset Trust Recuritites Reza Priyambada memperkirakan rupiah akan bergerak di kisaran Rp 12.200 per dollar Amerika Serikat. Pelaku pasar menantikan hasil rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia soal suku bunga acuan (BI Rate) yang akan diputuskan siang ini.
"Kemungkinan BI akan mencari aman dengan mempertahankan suku bunga. Kalaupun naik paling 25 basis poin," kata Reza, Kamis 9 Desember 2013.
Namun,penguatan rupiah terbatas karena laju dollar Amerika Serikat dapat lebih tinggi. Selain itu Rebound yang dialami pasar saham Asia mendorong asing untuk kembali masuk dan menukarkan dolarnya ke pasar sehingga ada tambahan likuiditas.
Dalam perdagangan kemarin, Rabu, 8 Januari 2014, rupiah diperdagangkan pada level Rp 12.229 per dollar Amerika. Rupiah menguat jika dibandingkan dengan perdagangan Selasa lalu yaitu Rp 12.262 per dollar Amerika. Tekanan rupiah sedikit mengendur setelah mata uang regional dan beberapa mata uang Asia berbalik menguat terhadap dollar. (Baca juga: Saham-saham yang Diprediksi Moncer Hari Ini)
GALVAN YUDISTIRA
Berita Lainnya:
Subcribe semua relasi yang berhubungan dengan Rupiah Diperkirakan Berada di Leval Rp 12.200 sekarang.
No comments:
Post a Comment