TEMPO.CO , Jakarta - Nilai tukar rupiah mulai mengalami penguatan seiring hampir tercapainya kesepatakan masalah pagu utang di Amerika Serikat (AS).
Di pasar uang pagi ini, rupiah ditransaksikan di level 11.450 hingga 11.470 per dolar AS. Sementara pada perdagangan kemarin, rupiah ditutup di level 11.490 per dolar AS.
Ekonom dari PT Samuel Aset Manajemen, Lana Soelistianingsih, mengatakan pembicaraan mengenai anggaran dan debt limit antara Presiden Obama dan petinggi Partai Republik mulai menghasilkan titik temu. "Pelaku pasar optimistis pembahasan akan berujung pada berakhirnya shutdown."
Selain berkomitmen mengakhiri penutupan layanan pemerintahan yang sudah berjalan sejak 1 Oktober lalu, pemerintah dan legislatif diyakini bakal menyetujui peningkatan jumlah utang baru sebesar US$ 300 miliar sehingga menjadi US$ 16,7 triliun.
Kemajuan pembicaraan ini membuat indeks Dow Jones naik signifikan 2,18 persen ke level 15.126,07. Namun imbal hasil obligasi pemerintah AS justru naik menjadi 2,68 persen.
Menurut Lana, sentimen positif dari kemajuan negosiasi pagu anggaran akan mendorong penguatan mata uang berisiko termasuk rupiah. "Keputusan final masih menunggu deadline 17 Oktober mendatang, tetapi kemungkinan legislatif akan mengambil keputusan melalui pemungutan suara hari ini."
Diperkirakan, hari ini rupiah akan bergerak di kisaran 11.450 hingga 11.500 dengan kecenderungan menguat.
PDAT | M. AZHAR
Berita Terpopler Lainnya
Darah di Sepatu Elriski dan di Kamar Holly Cocok
200 Tanah Suami Airin,dari Banten sampai Melbourne
Gaji Hakim Konstitusi Cukup buat Lima Istri
'Jumat Keramat', Ratu Atut Penuhi Panggilan KPK
SBY: Saya Bukan Pejabat Kacangan
Subcribe semua relasi yang berhubungan dengan Negosiasi Anggaran Mulus, Rupiah Menguat sekarang.
No comments:
Post a Comment