Menteri BUMN, Dahlan Iskan (2 kanan), didampingi Dirut PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, Dwi Soetjipto (kanan) saat peluncuran nama dan logo baru PT Semen Indonesia, di Surabaya, Senin (7/1). ANTARA/Eric Ireng
TEMPO.CO , Jakarta --Emiten produsen semen terbesar, PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), mencatat kenaikan pendapatan sebesar 27 persen menjadi Rp 13,6 triliun pada periode hingga September 2013. Melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia pada Selasa, 29 Oktober 2013, perolehan pendapatan Semen Indonesia hanya mencapai Rp 13,6 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
Komposisi pendapatan Semen Indonesia sebesar 17,7 persen atau senilai Rp 3,07 triliun disumbang dari penjualan semen langsung. Sisanya, pendapatan berasal dari pihak ketiga termasuk penjualan lahan industri, jasa penambangan, penjualan kantong semen, dan lain-lain.
Untuk laba kotor, Semen Indonesia mencatat kenaikan sebesar 21,8 persen menjadi Rp 7,8 triliun untuk periode hingga September 2013 dari perolehan pada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 6,4 triliun. Pertumbuhan yang hampir sama sebesar 21 persen juga terjadi pada laba usaha menjadi sebesar Rp 5,1 triliun dari perolehan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 4,2 triliun.
Capaian bottom-line atau laba bersih Semen Indonesia mengalami kenaikan sebesar 11 persen menjadi Rp 3,8 triliun dari perolehan periode hingga September tahun lalu sebesar Rp 3,4 triliun. Ada pun laba per saham yang didistribusikan meningkat sebesar 12 poin menjadi 659 dari tahun sebelumnya menjadi 571.
ISMI DAMAYANTI
Subcribe semua relasi yang berhubungan dengan Pendapatan Semen Indonesia Melonjak 27 Persen sekarang.
No comments:
Post a Comment