TEMPO.CO , Jakarta - PT Bank Danamon Indonesia Tbk mencatat pertumbuhan kredit sebesar 14 persen menjadi Rp 129 triliun pada September 2013. "Pertumbuhan kredit disokong oleh pertumbuhan kredit usaha mikro, kecil, dan menengah sebesar 14 persen yang memiliki porsi mencapai 31 persen dari total kredit Danamon," kata Direktur Utama Danamon, Henry Ho, melalui pernyataan tertulisnya Kamis, 16 Oktober 2013.
Ada pun untuk laba bersih, Danamon mencatat perolehan sebesar Rp 3 triliun untuk periode hingga September tahun ini atau naik tipis dari perolehan pada periode yang sama pada tahun lalu, yaitu sebesar Rp 2,9 triliun. "Peningkatan laba bersih didukung oleh meningkatnya pendapatan bunga bersih yang naik menjadi Rp 10,1 triliun," kata Henry.
Kredit Danamon untuk segmen usaha mikro melalui unit usahanya, Danamon Simpan Pinjam, tumbuh sebesar 8 persen menjadi Rp 19,8 triliun pada periode hingga September 2013. Sedangkan untuk kredit segmen usaha kecil menengah, tumbuh sebesar 21 persen menjadi Rp 20,2 triliun. "Untuk kredit segmen komersil dan segmen korporasi, tumbuh masing 27 persen menjadi Rp 14,8 triliun dan 29 persen menjadi Rp 14,3 triliun," kata Henry.
Untuk penyaluran kredit kendaraan bermotor melalui anak usahanya, Adira Finance, naik 5 persen menjadi Rp 47,4 triliun. "Kenaikan disokong oleh pemulihan industri otomotif yang sebelumnya terkena dampak regulasi down-payment," kata Henry.
Direktur Keuangan Danamon, Vera Eve Lim, menyatakan, aset Danamon terhitung aman dalam sembilan bulan terakhir tahun ini. "Rasio non-performing loans (NPL) kami turun menjadi 2,2 persen dari periode yang sama pada tahun lalu sebesar 2,5 persen," katanya.
Untuk perolehan dana pihak ketiga, Danamon mencatat pertumbuhan sebesar 16 persen menjadi Rp 102,3 triliun. "Ada pun pertumbuhan dari giro dan tabungan tumbuh masing-masing sebesar 55 persen menjadi Rp 20,7 triliun dan 3 persen menjadi Rp 26,5 triliun," kata Vera.
Secara keseluruhan, Danamon mencatat Giro dan tabungan tumbuh 21 persen menjadi Rp 47 triliun dan deposito tumbuh 12 persen menjadi Rp 55 triliun. "Sedangkan untuk pinjaman dan dana jangka panjang tumbuh 15 persen menjadi Rp 28 triliun," kata Vera.
Untuk rasio kredit terhadap total dana pihak ketiga (regulatory loan to deposit ratio/LDR) turun menjadi 99 persen dari 103,5 persen. Untuk rasio kecukupan modal (CAR), Danamon mencatat posisi pada 18,3 persen.
ISMI DAMAYANTI
Subcribe semua relasi yang berhubungan dengan Danamon Bukukan Pertumbuhan Kredit 14 Persen sekarang.
No comments:
Post a Comment