Sejumlah Bus Kota Terintegrasi Busway (BKTB) yang dirusak saat diamankan di Polsek Penjaringan, Jakarta, (11/2). 4 BKTB dirusak oleh sejumlah supir yang menolak atas diberlakukannya trayek yang melewati jalur angkot KWK U11 dan KWK 01. TEMPO/Eko Siswono Toyudho
TEMPO.CO , Jakarta -- Kepala Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Mardiasmo mengatakan pihaknya akan melakukan audit menyeluruh pengadaan bus Trans Jakarta. Menurut dia, audit atas permintaan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah dilakukan ekspose temuan awal di kantor BPKP.
"Kemarin sudah ekspose dari Inspektorat Jenderal DKI. Kami sedang menyiapkan untuk melakukan audit secara komprehensif," kata Mardiasmo di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Kamis, 6 Maret 2014.
Dia menambahkan audit akan bermula dari pengelolaan operasional bus Trans Jakarta, perencanaan tender pengadaan, proses tender, kelengkapan dokumen, sistem lelang, kualifiaksi, hingga harga bus yang dibeli. Bahkan, Mardiasmo mengatakan pihaknya sip mengirimkan tim ke Cina untuk mengetahui apakah pengerjaannya oleh pabrik langsung atau di dilimpahkan pada pihak ke tiga.
"Kami melakukan audit secara komprehensif untuk memetakan apakah semua proses sudah sesuai. Misalnya seharusnya sebelum on the road apakah diperiksa dulu? Apakah ada markup atau tidak? Kami akan periksa titik fraud-nya di mana. Kalau ada fraud, bisa kami lakukan audit tujuan tertentu dan bisa saja investigasi," ujarnya.
Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengakui ada penyimpangan dalam pengadaan bus Transjakarta. "Saya sudah membaca laporan Inspektorat dan memang ada penyimpangan," ujarnya.
ANGGA SUKMA WIJAYA
Terkait
Mengapa Bitcoin Rawan untuk Pencucian Uang?
Rame-rame Uang Bitcoin, Begini Cara Kerjanya
Bursa Tutup, Bitcoin Jamin Tidak Ada Uang Hilang
Subcribe semua relasi yang berhubungan dengan BPKP Audit Khusus Pengadaan Busway sekarang.
No comments:
Post a Comment