Wednesday, January 1, 2014

Boediono: Empat Risiko Ekonomi Harus Diantisipasi

Written By inikangubay; About: Boediono: Empat Risiko Ekonomi Harus Diantisipasi on Wednesday, January 1, 2014

www.ubaidillah.net Bisnis hari ini dihimpun dari Boediono: Empat Risiko Ekonomi Harus Diantisipasi

Wakil Presiden Boediono berbicara di Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN ke-20, di Phnom Penh, Kamboja, 3 April 2012 (TEMPO/Burhan Sholihin)




TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Boedionno mengatakan ada empat faktor risiko ekonomi yang harus diantisipasi pada 2014. Keempat faktor itu berasal dari dalam dan luar negeri.


Ia menjelaskan, salah satu faktor eksternal yang harus diantisipasi adalah pengetatan likuiditas global, yaitu kebijakan tapering off Amerika Serikat. "Tapering off sudah diputuskan, tapi irama belum jelas akan terjadi pada tahun ini," kata Boediono, Kamis, 2 Januari 2014, dalam sambutannya pada pembukaan perdagangan di Bursa Efek Indonesia.


Menurut Boediono, apa yang terjadi di Amerika saat ini berbeda dengan tahun 2008 lalu. Jika saat itu tapering dipicu oleh bangkrutnya perusahaan finansial, tahun ini merupakan suatu upaya pemulihan perekonomian negara.


Boediono berharap pelaku pasar tak perlu khawatir dengan tapering off yang terjadi saat ini sebab masih terdapat jangka waktu, tak seperti pada 2008. Hal ini membuat pelaku pasar dan pemerintah bisa mempersiapkan segalanya terlebih dahulu. Selain itu, dia mengklaim bahwa postur fiskal dan moneter Indonesia saat ini cukup bagus.


Faktor kedua adalah harga minyak yang mempengaruhi defisit neraca transaksi berjalan. Namun, dia menilai posisi harga minyak sekarang hampir mendekati keseimbangan jangka panjang. "Ada kemungkinan harga menurun, walaupun tak menghapus risiko gangguan supply.”


Sedangkan faktor ketiga adalah harga bahan makanan. Boediono menilai inflasi sangat penting untuk diperhatikan karena terkait langsung dengan harga bahan makanan.


Yang tak kalah penting, menurut Boediono, tahun ini ada hajatan besar pemilihan umum. Ia pun berharap kesuksesan tahun 2009 bisa berulang. "Saya kira demokrasi sudah berjalan baik. Walaupun aspek demokrasi masih perlu diperbaiki. Iklim investasi akan berjalan baik jika kondisi demokrasi dalam negeri juga baik,” tuturnya.


FAIZ NASHRILLAH


Berita Lainnya:

Harga Naik, Pertamina Perketat Elpiji 3 Kilogram

DPR Minta Harga Gas 3 Kg Ikut Dinaikkan

Pengamat : Pertamina Harus Jelaskan Harga Gas

Tahun Baru, Harga Elpiji 12 Kg Naik Jadi Rp 117,7 Ribu



Subcribe semua relasi yang berhubungan dengan Boediono: Empat Risiko Ekonomi Harus Diantisipasi sekarang.

No comments:

Post a Comment