TEMPO.CO , Stockholm --Tiga ilmuwan dari Amerika Serikat menerima anugerah Nobel Kedokteran. Mereka diganjar Nobel karena menemukan pemetaan lalu lintas sel tubuh. Mereka adalah ames Rothman, Randy Schekman dan ilmuwan kelahiran Jerman Thomas Suedhof.
Secara terpisah, ketiganya menemukan bagaimana sel mentransfer zat penting seperti hormon dan bahan kimia dari otak ke sel lain. Temuan ini memberikan pemahaman ke dalam penyakit lain seperi autisme, diabetes dan alzheimer.
Dengan temuan ini, kalangan dokter bisa memahami dengan lebih presisi bagaimana mekanisme sel dalam tubuh yang sangat sensitif. Sehingga sedikit malfungsi dalam mekanisme sel dapat menyebabkan penyakit serius atau bahkan kematian . "Mereka mengungkap bagaimana sistem kontrol untuk pengangkutan dan pengiriman sel," kata Majelis Nobel di Institut Karolinska Swedia dalam sebuah pernyataan, Senin (7/9).
Menurut Komite Nobel, temuan mereka bisa membantu memahami defisiensi imun atau gangguan otak seperti autisme. Menurut Direktur Institute for Personalized Medicine di University of Pittsburgh Dr Jeremy Berg, temuan mereka menjelaskan komponen biologi sel yang membantu ilmuwan memahami cara kerja otak melepas sel atau sekresi hormon.
Atas jasa mereka, selain diganjar Nobel, mereka juga diberi duit 8 juta crown atau sekitar Rp 13,8 miliar.
REUTERS | NUR ROCHMI
Baca juga:
Dominasi iPhone Mulai Dekati Android
Satu Lagi Alasan untuk Mencintai Paus
Jam Tangan Ini Bisa Memprediksi Kematian
Bikin Petaka, Ubur-ubur Harus Lawan Robot Pembasmi
Subcribe semua relasi yang berhubungan dengan Tiga Ilmuwan Amerika Terima Nobel Kedokteran sekarang.
No comments:
Post a Comment