Wednesday, October 2, 2013

Tarif Listrik Naik, Hotel di Yogya Audit Energi

Written By inikangubay; About: Tarif Listrik Naik, Hotel di Yogya Audit Energi on Wednesday, October 2, 2013

www.ubaidillah.net Bisnis hari ini dihimpun dari Tarif Listrik Naik, Hotel di Yogya Audit Energi

TEMPO.CO , Yogyakarta - Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia, Daerah Istimewa Yogyakarta, Istidjab Danunagoro, meminta pengusaha perhotelan menghitung ulang pemakaian energi di setiap hotel. “Harus ada audit energi karena tarif listrik naik,” kata dia, Senin, 1 Oktober 2013.


Menurut dia, kebanyakan hotel mengalokasikan 10-15 persen biaya operasionalnya untuk listrik. Meski kenaikan tarif dipastikan memicu peningkatan biaya operasional, pengelola hotel tak bisa menaikkan harga kamar seenaknya. “Persaingannya sangat ketat,” kata dia.


Dalam setahun terakhir, jumlah hotel di Yogyakarta berkembang sangat pesat. Pada 2012, ada 54 hotel berbintang (5.127 kamar) dan 1.100 hotel nonbintang (12.662 kamar). Sedangkan tahun ini, jumlah hotel bintang bertambah 61 unit. “Ini belum termasuk sekitar 30 hotel yang sedang dibangun,” katanya.


Salah satu cara menekan biaya operasional, kata Istidjab, dengan menghitung ulang pemakaian listriknya dan menghemat energi yang membutuhkan listrik cukup besar, misalnya pendingin udara, pompa air, dan pemakaian lampu kamar pada jam-jam tertentu. “Kalau tidak ada (audit energi) bisa mengurangi keuntungan,” kata dia.


Pemerintah kembali menaikkan tarif dasar listrik pada Oktober ini. Kebijakan itu merupakan bagian dari kenaikan tarif listrik 15 persen secara bertahap. Tahun ini, tarif listrik naik empat kali.


Tiap triwulan, tarif listrik naik rata-rata 4,3 persen untuk pelanggan dengan daya 450 dan 900 volt ampere. Pemerintah juga mencabut subsidi listrik bagi pelanggan dengan daya 6.600 volt ampere ke atas.


ANANG ZAKARIA


Subcribe semua relasi yang berhubungan dengan Tarif Listrik Naik, Hotel di Yogya Audit Energi sekarang.

No comments:

Post a Comment