Sunday, October 20, 2013

Sepekan Ini, Rupiah Berpotensi Menguat

Written By inikangubay; About: Sepekan Ini, Rupiah Berpotensi Menguat on Sunday, October 20, 2013

www.ubaidillah.net Bisnis hari ini dihimpun dari Sepekan Ini, Rupiah Berpotensi Menguat

TEMPO.CO , Jakarta - Kepala Riset PT MNC Securities, Edwin Sebayang, memprediksi nilai tukar rupiah akan menguat selama sepekan ini. Nilai tukar rupiah, kata dia, akan berada pada kisaran Rp 11.150-Rp 11.350 selama sepekan ini.


"Penundaan kenaikan debt ceiling membuat rupiah cenderung menguat," kata Edwin saat dihubungi, Senin, 21 Oktober 2013.


Edwin menuturkan, penundaan kenaikan plafon utang (debt ceiling) Amerika Serikat dan pengurangan stimulus menyebabkan pelemahan nilai tukar dolar Amerika Serikat, lantaran likuiditas dolar masih akan membanjiri pasar setelah penutupan sementara atau shutdown selama 16 hari. Hal tersebut, ujar dia, turut memberi dampak bagi menguatnya nilai tukar rupiah.


Menurut Edwin, Gubernur Federal Reserve terpilih, Janet Yellen, lebih memprioritaskan pada perbaikan pertumbuhan ekonomi Amerika ketimbang pengurangan stimulus. "Tapering tak lagi menjadi prioritas utama," ujar dia.


Dari sisi domestik, Edwin mengatakan, penguatan rupiah turut didukung oleh perjanjian kerja sama bilateral swap agreement dengan beberapa negara, seperti Cina, Jepang, dan Korea Selatan, yang dilakukan oleh Bank Indonesia dalam kurun waktu dua bulan belakangan.


Sebelumnya, Bank Indonesia memperpanjang kerja sama bilateral swap agreement dengan bank sentral Cina yang telah ditandatangani pada 2009 senilai US$ 15 miliar. Selanjutnya, bank sentral juga telah memperpanjang kerja sama bilateral swap arrangement dengan Bank of Japan senilai US$ 12 miliar, yang berlaku efektif sejak 31 Agustus 2013. Pada pertengahan Oktober ini, Indonesia dan Korea bersepakat melakukan kerja sama bilateral swap agreement senilai US$ 10 miliar atau setara dengan Rp 115 triliun.


Selain itu, kata Edwin, ekspektasi pasar terhadap perbaikan asumsi isu domestik pun teratasi. Hal tersebut, kata dia, didukung adanya perbaikan pada defisit neraca perdagangan dan pengendalian tingkat inflasi. "Hingga akhir tahun, nilai tukar cenderung stabil," ujar Edwin.


LINDA HAIRANI


Topik Terhangat

Andi Mallarangeng Ditahan KPK | Foto Bunda Putri | Suap Akil Mochtar | Dinasti Banten | Gatot Tersangka


Berita Terpopuler

Ratusan Buruh Pabrik Gitar Yamaha Terancam Dipecat

AEC 2015, Indonesia Benahi Mutu Produk Perikanan

Pekan Depan, IHSG Diprediksi Positif


Subcribe semua relasi yang berhubungan dengan Sepekan Ini, Rupiah Berpotensi Menguat sekarang.

No comments:

Post a Comment