Media Center Forum APEC mulai ramai dipenuhi oleh wartawan lokal dan internasional di bali (3/10). Sebanyak 500 komputer dengan guyuran Internet berkecepatan tinggi, juga telepon yang menggunakan teknologi VoIP. (Tempo/Natalia Santi)
TEMPO.CO, Nusa Dua - Pemerintah bersama Dewan Penasihat Bisnis APEC (APEC Bussiness Advisory Council / ABAC) hari ini akan meluncurkan mobil ramah lingkungan untuk transportasi resmi para delegasi APEC. Kehadiran mobil-mobil dengan bahan bakar ramah lingkungan ini dinilai penting untuk menunjukkan tekad pemerintah dan masyarakat menuju era baru ramah lingkungan
Dalam acara yang digelar di depan Bali International Convention Center (BICC) Nusa Dua itu hadir juga Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, Menteri Keuangan Chatib Basri, dan Kepala Badan Koordinator Penanaman Modal Mahendra Siregar. Sementara dari kalangan pengusaha hadir Ketua Kadin Suryo Bambang Sulisto, dan para anggota ABAC dari Indonesia Wisnu Wardhana, Anindya Bakrie dan Karen Agustiawan.
Sayang, acara peresmian yang ditandai dengan pemotongan untaian melati itu tak tampak kehadiran Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan. Begitu juga belasan mobil listrik yang dijanjikannya siap digunakan pada perhelatan APEC itu tak tampak.
Alhasil, mobil-mobil yang digunakan kali ini pada dasarnya adalah mobil biasa buatan pabrikan Jepang seperti Isuzu atau Mitsubishi. Yang membedakan hanya tankinya, yang diisi biodiesel Pertamina.
Ketua APEC Business Advisory Council (ABAC) Wisnu Wardhana mengatakan, bahan bakar semua bus itu akan dipasok Pertamina. "Dalam acara APEC ini, kita menggunakan biofuel yang disuplai Bu Karen," ujarnya.
PINGIT ARIA
Berita Terpopuler:
Subcribe semua relasi yang berhubungan dengan Mobil Biodiesel APEC Diluncurkan sekarang.
No comments:
Post a Comment