Ignasius Jonan, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Dinilai telah merombak kultur perusahaan yang semula lamban dan melempem. Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, Sudaryatmo, sangat mengapresiasi upaya Jonan menata ulang bisnis transportasi yang paling dekat dengan publik ini. Sebagai pengguna kereta Commuter Jabodetabek, Sudaryatmo ikut merasakan perubahan itu. “Belum sempurna, tapi sudah jauh lebih baik.� TEMPO/Jacky Rachmansyah
TEMPO.CO , Jember - Menjelang libur panjang Idul Adha, penumpang membanjiri stasiun kereta api Jember, Jawa Timur, Jumat, 11 Oktober 2013. Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasional (PT KAI Daops) IX Jember Suprapto mengatakan jumlah penumpang melonjak hingga 40 persen pada hari ini. "Mulai terasa hari ini, terutama kereta kelas ekonomi," katanya, Jumat, 11 Oktober 2013 petang.
Mulai siang hingga petang ini, kata dia, jumlah penumpang kereta api kelas ekonomi mencapai 1.800 orang. Sedangkan penumpang kereta api kelas bisnis dan eksekutif mencapai lebih dari 700 penumpang. Padahal biasanya, jumlah penumpang kereta api kelas ekonomi sekitar 1.000 orang dan kereta api kelas bisnis dan eksekutif sekitar 400 orang. "Karena ada libur cukup panjang sampai setelah Idul Adha, sekolah dan kantor-kantor."
Tiket beberapa kereta api kelas ekonomi dan bisnis seperti Kereta Api Tawang Alun jurusan Malang-Banyuwangi dan Mutiara Timur jurusan Surabaya-Banyuwangi sudah ludes terjual sejak kemarin malam hingga H+1 Hari Raya Idul Adha. Karenanya, PT KA Daop IX Jember menyiapkan enam kereta api cadangan.
Sejumlah penumpang kereta api sengaja menggunakan jasa angkutan "ular besi" itu untuk menikmati liburan akhir pekan dan lebaran haji tahun ini. "Apalagi kan harga tiketnya sudah turun dan fasilitasnya sudah lebih nyaman," kata Tantowi, seorang karyawan perkebunan yang hendak berlibur bersama 14 keluarganya ke Purwokerto.
MAHBUB DJUNAIDY
Subcribe semua relasi yang berhubungan dengan Libur Idul Adha, Jumlah Penumpang Kereta Api Naik sekarang.
No comments:
Post a Comment