Monday, October 21, 2013

Kadin Bantah Ada Dualisme Kepengurusan

Written By inikangubay; About: Kadin Bantah Ada Dualisme Kepengurusan on Monday, October 21, 2013

www.ubaidillah.net Bisnis hari ini dihimpun dari Kadin Bantah Ada Dualisme Kepengurusan

TEMPO.CO, Jakarta - Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) di bawah pimpinan Suryo Bambang Sulistyo menegaskan tidak ada dualisme dalam tubuh Kadin. Seluruh pengurus dan anggota Kadin dari seluruh pengurus provinsi di Indonesia menegaskan jika ada pihak lain yang mengaku sebagai Kadin tandingan maka pihak tersebut bukanlah Kadin yang diakui undang-undang.


"Kita yang berada di ruangan ini tidak menganggap ada dualisme dalam Kadin. Kadin hanya satu. Kalau ada perbedaan pendapat sah saja, tapi jangan mengatasnamakan diri Kadin," katanya dalam diskusi Kadin di Hotel Park Lane, Jakarta, Senin, 21 Oktober 2013.


Menurut Suryo, Kadin didirikan berdasarkan undang-undang maka jika ada Kadin lain maka hal tersebut menyalahi undang-undang. "Sama saja dengan KPK yang dilahirkan berdasarkan undang-undang, tidak mungkin ada KPK tandingan dan tidak mungkin ada Kadin tandingan," katanya.


Suryo mengatakan bahwa sudah jelas Kadin di bawah kepemimpinannya adalah Kadin yang diakui oleh pemerintah. Hal ini terbukti dari berbagai acara yang diselenggarakan Kadin selalu dihadiri menteri Kabinet Indonesia Bersatu. "Ini menjadi bukti bahwa kami adalah mitra pemerintah. Dalam acara kami selalui diikuti menteri. Berarti Kadin ini yang sah," katanya.


Diskusi Kadin hari ini juga dihadiri oleh seluruh pengurus provinsi dari seluruh Indonesia. Beberapa pengurus menyatakan bahwa selama ini mereka juga tidak pernah mengakui Kadin lain di luar kepengurusan Suryo Bambang Sulistyo.


"Kami dari Jawa Barat tidak menyetujui adanya Kadin lain selain hasil Munas 2010 yaitu di bawah kepemimpinan SBS. Kami memprotes keras pelaku-pelaku yang melakukan kegiatan tersebut. Kadin seluruh Indonesia solid mendukung ketua umum dan pengurusnya," kata Ketua Kadin Jawa Barat, Agung Suryana Sutisno.


Perwakilan Kadin dari Kalimantan juga menegaskan bahwa 4 provinsi di Kalimantan, di luar Kalimantan Utara solid mendukung kepengurusan Kadin saat ini. Kadin Sumatera menilai jika Kadin terpecah-pecah maka hal ini hanya akan merugikan Indonesia apalagi Asean Economic Community hanya tinggal dua tahun lagi.


"Kalaupun ada Kadin di luar sana, tapi jika mereka menyelenggarakan acara tidak ada Kadin daerah yang datang. Kadin hanya ada satu di Indonesia, kalau kita masih terpecah sementara AEC semakin dekat, kita nanti hanya akan menjadi penonton di negara sendiri," katanya.


Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Sofjan Wanandi, berharap Kadin segera melakukan konsolidasi. Menurut dia, perpecahan hanya akan merugikan kalangan industri dan ekonomi Indonesia. "Saya berharap Kadin segera melakukan konsolidasi. Buat apa ribut-ribut seperti ini tidak ada gunanya. Urusan begini jangan dibawa ke urusan politik," katanya.


ANANDA TERESIA


Subcribe semua relasi yang berhubungan dengan Kadin Bantah Ada Dualisme Kepengurusan sekarang.

No comments:

Post a Comment