TEMPO.CO , London - Google serius terlibat dalam aksi pencegahan pelecehan seks terhadap anak. Menulis opininya di Daily Mail, pimpinan Google Eric Schmidt, mengatakan pihaknya telah melakukan sejumlah langkah terkait hal ini.
"Kami telah menyempurnakan Google Search untuk mencegah tautan ke materi pelecehan seksual terhadap anak," katanya. Dengan demikian, katanya, jika kata kunci pencarian mengandung unsur-unsur pelecehan, maka hasil pencarian tak akan muncul.
Ia menyatakan, untuk tahap awal masih terbatas pada kata-kata berbahasa Inggris. Namun dalam enam bulan ke depan, akan diperluas pada 158 bahasa lain.
Schmidt juga mengatakan Google telah mengembangkan terobosan yang akan memungkinkan video ilegal ditengarai, sehingga semua duplikat salinan dapat dihapus dari Internet.
"Sementara masyarakat tidak akan sepenuhnya menghilangkan kebobrokan seperti itu, kita harus melakukan segala daya kami untuk melindungi anak-anak dari bahaya," tulis Schmidt. Dia mengatakan bahwa dalam tiga bulan terakhir, Google telah menempatkan lebih dari 200 staf untuk bekerja pada pengembangan teknologi baru untuk mengatasi masalah itu.
Daily Mail mengatakan teknologi baru Google ini akan "menempatkan tanda identifikasi unik pada video pelecehan anak sehingga salinannya akan gampang diidentifikasi". Perusahaan ini menawarkan untuk berbagi teknologi dengan perusahaan Internet lainnya jika mereka membutuhkan.
Pengumuman ini datang menjelang KTT Keamanan Internet hari ini di Inggris. Google dan Microsoft akan bergabung dengan perusahaan Internet lainnya untuk memberikan sumbang saran.
Pada bulan Juli, Perdana Menteri Inggris David Cameron mendesak mesin pencari raksasa ini untuk melangkah lebih jauh dalam memblokir peselancar mengakses gambar ilegal.
GOOGLE NEWS | TRIP B
Subcribe semua relasi yang berhubungan dengan Google Blokir Situs Pornografi Anak sekarang.
No comments:
Post a Comment